PPPT Apresiasi Dukungan Presiden Prabowo terhadap Pembentukan Provinsi Tapanuli

JAKARTA, JABATNEWS.COM — Ketua Prabowonomics Institute (The Print) sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Pembentukan Provinsi Tapanuli (PPPT), Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas dukungannya terhadap rencana pembentukan Provinsi Tapanuli.
Ucapan tersebut disampaikan Yonge pada Selasa, 23 Desember 2025, menyusul pernyataan dukungan Presiden Prabowo yang disampaikan secara langsung saat pertemuan di Hotel JW Marriott, Jakarta, pada Jumat, 12 Desember 2025.
“Kami dan seluruh masyarakat Tapanuli merasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas dukungan pembentukan Provinsi Tapanuli tahun 2026,” ujar Yonge.
Dalam kesempatan tersebut, Yonge didampingi jajaran pengurus PPPT, yakni Dr. Dra. Murniati Tobing selaku Sekretaris Jenderal, Drs. Binton Simorangkir, M.M. sebagai Bendahara Umum, Samsul Sianturi, S.H. selaku Dewan Pembina, Dr. Drs. Nikson Nababan sebagai Dewan Penasehat, serta Dr. Ir. Maruasas Panjaitan, M.M., MMT. sebagai Dewan Pakar.
Sekretaris Jenderal PPPT, Murniati Tobing, mengatakan dukungan Presiden Prabowo dinilai sangat signifikan dalam mempercepat proses pembentukan Provinsi Tapanuli yang ditargetkan terwujud pada tahun 2026.
Provinsi tersebut direncanakan mencakup wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Tapanuli Tengah, serta Kota Sibolga.
“Dengan dukungan Presiden, kami optimistis Provinsi Tapanuli dapat segera terbentuk dan memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Murniati, yang juga merupakan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun (USI).
Sementara itu, Bendahara Umum PPPT Binton Simorangkir menilai pembentukan daerah otonomi baru akan mendorong pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif serta pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Dengan otonomi baru ini, kami berharap pengelolaan anggaran dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal,” kata Binton, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tapanuli Tengah.
Ia menambahkan, terbentuknya Provinsi Tapanuli berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Utara, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Dewan Pakar PPPT, Maruasas Panjaitan, menyebut pembentukan Provinsi Tapanuli sebagai momentum strategis untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan daerah, khususnya wilayah yang terdampak bencana.
“Pembentukan provinsi baru akan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, percepatan pembangunan infrastruktur, serta kualitas pelayanan publik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Penasehat PPPT Nikson Nababan menegaskan pembentukan Provinsi Tapanuli merupakan langkah tepat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tapanuli,” kata mantan Bupati Tapanuli Utara dua periode tersebut.
Dukungan juga disampaikan Dewan Pembina PPPT Samsul Sianturi, yang menyatakan kesiapan pihaknya mendukung pemerintah, termasuk dalam program pemulihan pascabencana di wilayah calon Provinsi Tapanuli.
“Kami siap bekerja keras memastikan Provinsi Tapanuli terbentuk dan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Yonge Sihombing menegaskan bahwa dukungan Presiden Prabowo menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tapanuli. (JN/Red)
