Aneng Hadiri Dialog Kebangsaan Bersama Menko Polkam

ANAMBAS, JABATNEWS.COM — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menghadiri Dialog Kebangsaan bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia yang digelar di Gedung Lancang Kuning Polda Kepulauan Riau, Batam, Jumat (3/7/2026).
Dialog Kebangsaan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau, kepala daerah se-Kepulauan Riau, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat persatuan bangsa serta menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah perbatasan.
Selain membahas penguatan wawasan kebangsaan, forum tersebut juga mengangkat berbagai isu strategis, seperti keamanan wilayah perbatasan, stabilitas daerah, serta penciptaan iklim yang kondusif bagi pembangunan dan investasi di Provinsi Kepulauan Riau.
Bupati Aneng mengatakan kehadiran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan bentuk komitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan daerah.
“Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki posisi yang sangat strategis sebagai wilayah perbatasan. Karena itu, menjaga stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus kita perkuat,” ujar Aneng.
Menurutnya, keamanan yang terjaga akan menjadi modal utama dalam mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa situasi yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat harus terus dipelihara,” katanya.
Aneng juga berharap Dialog Kebangsaan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
“Kami siap mendukung setiap langkah pemerintah pusat dalam memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga keutuhan NKRI, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Anambas,” tutupnya. (JN/Red)
