Kesbangpol Batam Perkuat Deteksi Dini Isu Strategis

Foto Bersama Saat Rakor TKDP Kota Batam, Selasa (22/9/2026)

BATAM, JABATNEWS.COM — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam memperkuat kewaspadaan dini pemerintah untuk mengantisipasi sejumlah isu strategis yang berpotensi memengaruhi keamanan dan stabilitas daerah.

Penguatan itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah (TKDP) Kota Batam di Gedung Pemko Batam, Selasa (22/9/2026). Isu ketersediaan air bersih, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta dinamika ketenagakerjaan menjelang pembahasan UMK Batam menjadi perhatian utama.

Kepala Kesbangpol Kota Batam, Riama Manurung, yang mewakili Wali Kota Batam, menegaskan pemerintah harus mampu mendeteksi potensi persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan.

“Pemerintah tidak boleh hanya bergerak ketika persoalan telah menjadi gangguan. Kita harus mampu membaca perkembangan situasi dan mengambil langkah antisipasi sejak dini,” ujar Riama.

Ia menekankan, koordinasi lintas sektor harus menghasilkan langkah konkret, bukan sekadar pertukaran informasi.

“Rakor ini harus menghasilkan pemetaan potensi ATHG, indikator peringatan dini, serta langkah antisipasi yang dapat dilakukan bersama,” katanya.

Riama juga meminta seluruh unsur terkait memperkuat kecepatan memperoleh informasi, ketepatan analisis, dan respons dalam menangani setiap potensi kerawanan.

“Penting membangun pola kerja yang cepat dalam memperoleh informasi, tepat dalam melakukan analisis, dan responsif dalam menentukan langkah penanganan,” tegasnya.

Terkait penyampaian aspirasi masyarakat, Riama mengingatkan pentingnya pendekatan persuasif dengan tetap menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat.

“Komunikasi, koordinasi dan pendekatan persuasif harus dikedepankan, sehingga hak masyarakat tetap berjalan dengan baik dan keamanan serta ketertiban Kota Batam tetap terjaga,” ujarnya.

Rakor diikuti perangkat daerah, camat dan lurah, instansi vertikal, aparat keamanan dan intelijen, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Kegiatan menghadirkan narasumber dari BINDA Kepulauan Riau dan Intelkam Polresta Barelang.

Riama berharap koordinasi tersebut menghasilkan strategi yang implementatif untuk memperkuat sistem kewaspadaan dini di Kota Batam.

“Harapannya, lahir rumusan, rekomendasi dan strategi yang implementatif guna memperkuat kewaspadaan dini dan menjaga Batam tetap aman, kondusif dan berdaya saing,” pungkasnya. (JN/Red)

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *